Cara Tepat Mengatasi Anak Susah Belajar: Solusi Efektif untuk Kesuksesan Akademik


Cara Tepat Mengatasi Anak Susah Belajar: Solusi Efektif untuk Kesuksesan Akademik

Cara Mengatasi Anak Susah Belajar adalah sebuah metode atau pendekatan yang digunakan untuk membantu anak-anak yang mengalami kesulitan dalam belajar. Metode ini dapat mencakup berbagai teknik, strategi, dan intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu anak.

Anak susah belajar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti gangguan belajar, masalah emosional, atau lingkungan belajar yang tidak mendukung. Mengatasi masalah ini sangat penting untuk membantu anak-anak mencapai potensi akademik dan pribadi mereka. Cara mengatasi anak susah belajar dapat memberikan manfaat yang signifikan, seperti peningkatan prestasi akademik, peningkatan kepercayaan diri, dan pengurangan stres.

Beberapa topik utama yang akan dibahas dalam artikel ini meliputi:

  • Jenis-jenis kesulitan belajar
  • Penyebab anak susah belajar
  • Teknik dan strategi untuk mengatasi anak susah belajar
  • Peran orang tua dan guru dalam membantu anak susah belajar
  • Sumber daya dan dukungan untuk anak susah belajar

Cara Mengatasi Anak Susah Belajar

Cara mengatasi anak susah belajar merupakan aspek penting dalam pendidikan anak. Berikut adalah 10 aspek penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Identifikasi Masalah: Kenali jenis kesulitan belajar yang dialami anak.
  • Penyebab: Cari tahu penyebab anak susah belajar, seperti gangguan belajar atau faktor lingkungan.
  • Teknik Belajar: Gunakan teknik belajar yang sesuai dengan gaya belajar anak.
  • Dukungan Orang Tua: Orang tua berperan penting dalam memberikan dukungan dan motivasi anak.
  • Dukungan Guru: Guru dapat menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan mengakomodasi kebutuhan anak.
  • Terapi: Terapi dapat membantu mengatasi masalah emosional atau perilaku yang menghambat belajar anak.
  • Lingkungan Belajar: Ciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bebas gangguan.
  • Motivasi: Bantu anak menemukan motivasi belajar yang sesuai dengan minatnya.
  • Kesabaran: Mengatasi anak susah belajar membutuhkan kesabaran dan konsistensi.
  • Kerja Sama: Kolaborasi antara orang tua, guru, dan terapis sangat penting untuk keberhasilan anak.

Memahami dan menerapkan aspek-aspek penting ini dapat membantu mengatasi anak susah belajar secara efektif. Dengan mengidentifikasi masalah, menyediakan dukungan yang tepat, dan menciptakan lingkungan belajar yang positif, anak-anak dapat mengatasi kesulitan mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Identifikasi Masalah

Langkah pertama dalam mengatasi anak susah belajar adalah mengidentifikasi jenis kesulitan belajar yang dialami anak. Kesulitan belajar adalah kelainan neurologis yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memahami, mengingat, atau menggunakan informasi. Kesulitan belajar dapat berkisar dari ringan hingga berat dan dapat mempengaruhi satu atau lebih bidang akademik, seperti membaca, menulis, matematika, atau bahasa.

  • Gangguan Membaca (Disleksia)

    Disleksia adalah kesulitan belajar yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk membaca. Anak dengan disleksia mungkin kesulitan mengenali kata-kata, memahami teks, atau mengeja dengan benar.

  • Gangguan Menulis (Disgrafia)

    Disgrafia adalah kesulitan belajar yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menulis. Anak dengan disgrafia mungkin kesulitan membentuk huruf, menulis dengan lancar, atau mengekspresikan pikiran mereka secara tertulis.

  • Gangguan Matematika (Diskalkulia)

    Diskalkulia adalah kesulitan belajar yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memahami konsep matematika. Anak dengan diskalkulia mungkin kesulitan menghitung, memahami angka, atau memecahkan masalah matematika.

  • Gangguan Bahasa

    Gangguan bahasa adalah kesulitan belajar yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berkomunikasi. Anak dengan gangguan bahasa mungkin kesulitan memahami bahasa, menggunakan bahasa, atau membaca dan menulis.

Dengan mengidentifikasi jenis kesulitan belajar yang dialami anak, orang tua dan guru dapat mengembangkan strategi dan intervensi yang tepat untuk membantu anak mengatasi kesulitan mereka.

Penyebab

Untuk mengatasi anak susah belajar secara efektif, penting untuk memahami penyebab yang mendasarinya. Gangguan belajar adalah salah satu penyebab paling umum anak susah belajar. Gangguan belajar adalah kondisi neurologis yang mempengaruhi cara otak memproses informasi. Gangguan belajar dapat menyebabkan kesulitan dalam membaca, menulis, matematika, atau bahasa.

Faktor lingkungan juga dapat berkontribusi terhadap kesulitan belajar anak. Faktor-faktor ini meliputi:

  • Kemiskinan
  • Kekurangan gizi
  • Pengabaian atau pelecehan
  • Lingkungan belajar yang tidak mendukung
  • Gangguan kesehatan mental

Dengan memahami penyebab anak susah belajar, orang tua dan guru dapat mengembangkan strategi dan intervensi yang tepat untuk membantu anak mengatasi kesulitan mereka. Misalnya, jika seorang anak mengalami gangguan belajar disleksia, mereka mungkin memerlukan instruksi membaca khusus dan perangkat lunak bantu. Jika seorang anak mengalami kesulitan belajar karena faktor lingkungan, mereka mungkin memerlukan dukungan emosional atau bimbingan tambahan.

Dengan mengidentifikasi dan mengatasi penyebab anak susah belajar, orang tua dan guru dapat membantu anak-anak mencapai potensi akademik dan pribadi mereka.

Teknik Belajar

Salah satu aspek penting dalam mengatasi anak susah belajar adalah menggunakan teknik belajar yang sesuai dengan gaya belajar anak. Gaya belajar adalah cara seseorang menerima dan memproses informasi. Ada tiga gaya belajar utama, yaitu:

  • Auditori (belajar melalui mendengar)
  • Visual (belajar melalui melihat)
  • Kinestetik (belajar melalui bergerak dan melakukan)

Dengan memahami gaya belajar anak, orang tua dan guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang sesuai dan menggunakan teknik belajar yang efektif. Misalnya, jika seorang anak adalah pembelajar auditori, mereka mungkin lebih baik belajar dengan mendengarkan ceramah atau membaca teks dengan lantang. Jika seorang anak adalah pembelajar visual, mereka mungkin lebih baik belajar dengan menggunakan gambar, diagram, dan video. Jika seorang anak adalah pembelajar kinestetik, mereka mungkin lebih baik belajar dengan melakukan percobaan atau mengerjakan proyek.

Dengan menggunakan teknik belajar yang sesuai dengan gaya belajar anak, orang tua dan guru dapat membantu anak-anak mengatasi kesulitan belajar mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Dukungan Orang Tua

Dukungan orang tua sangat penting dalam mengatasi anak susah belajar. Orang tua dapat memberikan dukungan emosional, motivasi, dan bantuan praktis yang dapat membantu anak-anak mengatasi kesulitan belajar mereka. Dukungan orang tua dapat mencakup hal-hal berikut:

  • Menciptakan lingkungan belajar yang positif

    Orang tua dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif di rumah dengan menyediakan tempat yang tenang dan bebas gangguan untuk anak belajar. Mereka juga dapat menyediakan bahan-bahan belajar yang sesuai dan membantu anak mereka mengatur waktu belajarnya.

  • Memberikan dukungan emosional

    Anak-anak yang mengalami kesulitan belajar mungkin merasa frustrasi, malu, atau tidak mampu. Orang tua dapat memberikan dukungan emosional dengan meyakinkan anak-anak mereka, memuji usaha mereka, dan membantu mereka mengembangkan sikap positif terhadap belajar.

  • Memberikan motivasi

    Orang tua dapat memotivasi anak-anak mereka belajar dengan menetapkan tujuan yang realistis, merayakan keberhasilan anak-anak mereka, dan membantu mereka menemukan minat dalam belajar.

  • Bekerja sama dengan guru

    Orang tua dapat bekerja sama dengan guru anak-anak mereka untuk mengembangkan strategi dan intervensi yang tepat untuk mengatasi kesulitan belajar anak-anak mereka. Mereka juga dapat memberikan informasi kepada guru tentang kekuatan dan kelemahan anak-anak mereka.

Dengan memberikan dukungan orang tua yang kuat, orang tua dapat membantu anak-anak mereka mengatasi kesulitan belajar mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Dukungan Guru

Dukungan guru sangat penting dalam mengatasi anak susah belajar. Guru dapat menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan mengakomodasi kebutuhan anak, yang dapat membantu anak-anak mengatasi kesulitan belajar mereka.

  • Menciptakan lingkungan belajar yang positif

    Guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif di kelas dengan menyediakan tempat yang tenang dan bebas gangguan untuk anak belajar. Mereka juga dapat menciptakan suasana yang saling menghormati dan mendukung, di mana anak-anak merasa nyaman bertanya dan membuat kesalahan.

  • Menyediakan instruksi yang sesuai

    Guru dapat menyediakan instruksi yang sesuai dengan kebutuhan individu anak. Ini mungkin termasuk menggunakan berbagai teknik pengajaran, seperti instruksi langsung, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran berbasis proyek. Guru juga dapat menggunakan bahan-bahan belajar yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan minat anak.

  • Memberikan dukungan emosional

    Anak-anak yang mengalami kesulitan belajar mungkin merasa frustrasi, malu, atau tidak mampu. Guru dapat memberikan dukungan emosional dengan meyakinkan anak-anak, memuji usaha mereka, dan membantu mereka mengembangkan sikap positif terhadap belajar.

  • Berkolaborasi dengan orang tua

    Guru dapat berkolaborasi dengan orang tua untuk mengembangkan strategi dan intervensi yang tepat untuk mengatasi kesulitan belajar anak-anak. Mereka juga dapat memberikan informasi kepada orang tua tentang kemajuan anak-anak mereka dan saran tentang cara mendukung mereka di rumah.

Dengan memberikan dukungan guru yang kuat, guru dapat membantu anak-anak mengatasi kesulitan belajar mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Terapi

Terapi merupakan komponen penting dalam cara mengatasi anak susah belajar karena dapat membantu mengatasi masalah emosional atau perilaku yang menghambat belajar anak. Masalah emosional atau perilaku, seperti kecemasan, depresi, atau gangguan hiperaktif dan defisit perhatian (ADHD), dapat mengganggu konsentrasi, motivasi, dan kemampuan anak untuk memproses dan mengingat informasi.

Terapi dapat membantu anak-anak mengidentifikasi dan mengatasi masalah emosional atau perilaku yang mendasari kesulitan belajar mereka. Melalui terapi, anak-anak dapat belajar keterampilan koping yang efektif, mengembangkan harga diri yang positif, dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar. Terapi juga dapat membantu anak-anak membangun hubungan yang lebih kuat dengan orang tua, guru, dan teman sebaya mereka, yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung.

Ada berbagai jenis terapi yang dapat bermanfaat bagi anak-anak dengan kesulitan belajar, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), terapi perilaku dialektis (DBT), dan terapi permainan. Jenis terapi terbaik untuk anak tertentu akan tergantung pada kebutuhan individu mereka. Dengan memberikan dukungan terapeutik, anak-anak dapat mengatasi hambatan emosional atau perilaku yang menghambat belajar mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Lingkungan Belajar

Lingkungan belajar yang kondusif dan bebas gangguan sangat penting untuk keberhasilan anak-anak dalam mengatasi kesulitan belajar. Lingkungan belajar yang tidak mendukung dapat memperburuk kesulitan belajar anak dan menghambat kemajuan mereka. Sebaliknya, lingkungan belajar yang kondusif dapat menciptakan kondisi yang optimal untuk belajar dan membantu anak-anak mencapai potensi akademik mereka.

Beberapa aspek penting dari lingkungan belajar yang kondusif meliputi:

  • Tempat yang tenang dan bebas gangguan: Anak-anak membutuhkan tempat yang tenang dan bebas gangguan untuk dapat berkonsentrasi dan belajar secara efektif. Hindari menempatkan meja belajar anak di area yang ramai atau bising.
  • Pencahayaan yang cukup: Pencahayaan yang cukup sangat penting untuk kenyamanan belajar anak. Pastikan meja belajar anak memiliki pencahayaan alami atau buatan yang cukup.
  • Suhu yang nyaman: Suhu ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat mengganggu konsentrasi anak. Pastikan suhu ruangan tempat anak belajar nyaman dan tidak membuat mereka mengantuk atau merasa tidak nyaman.
  • Perabotan yang ergonomis: Perabotan yang ergonomis, seperti meja dan kursi yang sesuai dengan tinggi badan anak, dapat membantu mencegah kelelahan dan ketidaknyamanan saat belajar.

Dengan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bebas gangguan, orang tua dan guru dapat membantu anak-anak mengatasi kesulitan belajar mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Motivasi

Motivasi memegang peranan penting dalam mengatasi anak susah belajar. Anak yang termotivasi akan lebih bersemangat dan tekun dalam belajar, sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik mereka. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua dan guru untuk membantu anak menemukan motivasi belajar yang sesuai dengan minatnya.

  • Tahu Minat dan Bakat Anak

    Kenali minat dan bakat anak melalui pengamatan dan komunikasi yang baik. Berikan kesempatan pada anak untuk mengeksplorasi berbagai kegiatan dan bantu mereka mengidentifikasi aktivitas yang mereka sukai.

  • Hubungkan Pembelajaran dengan Minat Anak

    Buatlah pembelajaran menjadi lebih menarik dengan mengaitkannya dengan minat anak. Misalnya, jika anak menyukai sepak bola, gunakan analogi sepak bola untuk menjelaskan konsep matematika.

  • Tetapkan Tujuan yang Realistis

    Bantu anak menetapkan tujuan belajar yang realistis dan dapat dicapai. Tujuan yang terlalu tinggi dapat membuat anak merasa tertekan, sedangkan tujuan yang terlalu rendah dapat membuat mereka tidak tertantang.

  • Berikan Apresiasi dan Pengakuan

    Berikan apresiasi dan pengakuan atas usaha dan kemajuan anak. Pujian dan hadiah dapat memotivasi anak untuk terus belajar dan berusaha.

Dengan membantu anak menemukan motivasi belajar yang sesuai dengan minatnya, orang tua dan guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung yang dapat membantu anak mengatasi kesulitan belajar mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Kesabaran

Kesabaran merupakan aspek penting dalam cara mengatasi anak susah belajar. Mengatasi kesulitan belajar membutuhkan waktu, usaha, dan konsistensi. Orang tua, guru, dan terapis perlu memiliki kesabaran dan tekad yang kuat untuk membantu anak-anak mencapai potensi akademik mereka.

  • Memahami Perkembangan Anak

    Setiap anak memiliki kecepatan dan gaya belajar yang berbeda. Penting untuk memahami perkembangan anak dan tidak membandingkannya dengan anak lain. Orang tua dan guru perlu memberikan waktu dan ruang bagi anak untuk belajar dan berkembang sesuai dengan kemampuan mereka.

  • Konsistensi dalam Pendekatan

    Konsistensi dalam pendekatan sangat penting untuk membantu anak susah belajar. Orang tua dan guru harus bekerja sama untuk mengembangkan strategi dan intervensi yang konsisten dan diterapkan secara teratur. Konsistensi ini akan menciptakan lingkungan belajar yang stabil dan mendukung bagi anak.

  • Dukungan Emosional

    Anak-anak yang mengalami kesulitan belajar mungkin merasa frustrasi, malu, atau tidak mampu. Penting bagi orang tua dan guru untuk memberikan dukungan emosional yang berkelanjutan. Mereka perlu meyakinkan anak-anak bahwa mereka mampu belajar dan mengatasi tantangan mereka.

  • Menghargai Kemajuan

    Setiap kemajuan, sekecil apa pun, harus dihargai. Orang tua dan guru perlu mengakui dan merayakan keberhasilan anak-anak. Hal ini akan memotivasi mereka untuk terus berusaha dan mencapai tujuan mereka.

Dengan memiliki kesabaran dan konsistensi, orang tua, guru, dan terapis dapat membantu anak-anak susah belajar mengatasi kesulitan mereka dan mencapai kesuksesan akademik. Kesabaran adalah kunci untuk membuka potensi belajar setiap anak.

Kerja Sama

Dalam konteks cara mengatasi anak susah belajar, kerja sama antara orang tua, guru, dan terapis sangat penting untuk keberhasilan anak. Kolaborasi yang efektif memungkinkan semua pihak untuk berbagi informasi, perspektif, dan keahlian untuk mengembangkan strategi yang komprehensif dan terkoordinasi untuk mengatasi kesulitan belajar anak.

Orang tua adalah sumber informasi penting tentang kekuatan, kelemahan, dan kebutuhan anak mereka. Mereka dapat memberikan wawasan tentang perilaku anak di rumah dan faktor-faktor lingkungan yang mungkin berkontribusi terhadap kesulitan belajar mereka. Guru, di sisi lain, memiliki keahlian dalam kurikulum dan strategi pengajaran. Mereka dapat menilai kemajuan anak, mengidentifikasi area di mana mereka membutuhkan dukungan tambahan, dan menerapkan intervensi yang sesuai.

Terapis dapat memberikan dukungan emosional dan perilaku kepada anak-anak susah belajar. Mereka dapat membantu anak-anak mengatasi masalah yang mendasari, seperti kecemasan, depresi, atau gangguan hiperaktif dan defisit perhatian (ADHD), yang dapat mengganggu belajar. Terapis juga dapat bekerja sama dengan orang tua dan guru untuk mengembangkan strategi manajemen perilaku dan rencana intervensi khusus.

Ketika orang tua, guru, dan terapis bekerja sama secara efektif, mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan komprehensif untuk anak-anak susah belajar. Mereka dapat memastikan bahwa anak-anak menerima dukungan akademis, emosional, dan perilaku yang mereka butuhkan untuk mengatasi kesulitan mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Pertanyaan Umum tentang Cara Mengatasi Anak Susah Belajar

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum tentang cara mengatasi anak susah belajar:

Pertanyaan 1: Apa saja penyebab anak susah belajar?

Jawaban: Anak susah belajar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti gangguan belajar, masalah emosional, atau lingkungan belajar yang tidak mendukung.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara mengidentifikasi anak susah belajar?

Jawaban: Amati perilaku anak saat belajar, seperti kesulitan membaca, menulis, matematika, atau memahami instruksi. Perhatikan juga apakah anak menunjukkan kesulitan berkonsentrasi, motivasi rendah, atau masalah perilaku.

Pertanyaan 3: Apa saja strategi untuk mengatasi anak susah belajar?

Jawaban: Strategi untuk mengatasi anak susah belajar meliputi penggunaan teknik belajar yang sesuai, penyediaan lingkungan belajar yang mendukung, pemberian dukungan emosional, dan kolaborasi antara orang tua, guru, dan terapis.

Pertanyaan 4: Apa peran orang tua dalam mengatasi anak susah belajar?

Jawaban: Orang tua berperan penting dalam memberikan dukungan emosional, motivasi, dan bantuan praktis. Mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif, memberikan bimbingan, dan bekerja sama dengan guru untuk mengembangkan strategi yang tepat.

Pertanyaan 5: Apa peran guru dalam mengatasi anak susah belajar?

Jawaban: Guru berperan dalam menyediakan lingkungan belajar yang mendukung, memberikan instruksi yang sesuai, dan memberikan dukungan emosional. Mereka juga dapat berkolaborasi dengan orang tua dan terapis untuk mengembangkan strategi intervensi yang efektif.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara memilih terapi yang tepat untuk anak susah belajar?

Jawaban: Pemilihan terapi yang tepat tergantung pada kebutuhan individu anak. Ada berbagai jenis terapi yang tersedia, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), terapi perilaku dialektis (DBT), dan terapi bermain. Konsultasikan dengan profesional kesehatan mental untuk menentukan jenis terapi yang paling sesuai untuk anak Anda.

Kesimpulan: Mengatasi anak susah belajar membutuhkan pendekatan multidisiplin yang melibatkan orang tua, guru, terapis, dan anak itu sendiri. Dengan memahami penyebab kesulitan belajar, menggunakan strategi yang tepat, dan memberikan dukungan yang komprehensif, anak-anak susah belajar dapat mengatasi tantangan mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Pindah ke bagian artikel selanjutnya: Dukungan Tambahan untuk Anak Susah Belajar

Tips Mengatasi Anak Susah Belajar

Mengatasi anak susah belajar memerlukan strategi komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu anak-anak mengatasi kesulitan belajar mereka:

Tip 1: Identifikasi Jenis Kesulitan Belajar

Langkah awal yang penting adalah mengidentifikasi jenis kesulitan belajar yang dialami anak. Apakah anak mengalami kesulitan membaca, menulis, matematika, atau bahasa? Identifikasi yang tepat akan membantu dalam menentukan strategi dan intervensi yang sesuai.

Tip 2: Ciptakan Lingkungan Belajar yang Mendukung

Lingkungan belajar yang kondusif sangat penting untuk keberhasilan anak. Pastikan tempat belajar anak tenang, bebas gangguan, dan memiliki pencahayaan yang cukup. Perabotan yang ergonomis juga dapat membantu meningkatkan kenyamanan dan konsentrasi.

Tip 3: Gunakan Teknik Belajar yang Tepat

Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda. Cari tahu gaya belajar anak dan gunakan teknik belajar yang sesuai. Misalnya, anak dengan gaya belajar visual akan lebih mudah memahami materi melalui gambar dan diagram.

Tip 4: Berikan Dukungan Emosional

Anak susah belajar mungkin merasa frustrasi, malu, atau tidak mampu. Berikan dukungan emosional yang positif dengan meyakinkan mereka, memuji usaha mereka, dan membantu mereka mengembangkan sikap positif terhadap belajar.

Tip 5: Kolaborasi dengan Guru dan Terapis

Kolaborasi antara orang tua, guru, dan terapis sangat penting. Bagikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan anak, serta koordinasikan strategi intervensi yang efektif. Terapis dapat memberikan dukungan emosional dan perilaku tambahan.

Dengan menerapkan tips ini, orang tua dan guru dapat membantu anak-anak susah belajar mengatasi kesulitan mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Pindah ke bagian artikel selanjutnya: Kesimpulan

Kesimpulan

Cara mengatasi anak susah belajar melibatkan berbagai pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu anak. Dengan mengidentifikasi kesulitan belajar, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, menggunakan teknik belajar yang tepat, memberikan dukungan emosional, dan berkolaborasi dengan guru dan terapis, anak-anak susah belajar dapat mengatasi tantangan mereka dan mencapai potensi akademik mereka.

Mengatasi kesulitan belajar pada anak membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan dukungan berkelanjutan. Dengan bekerja sama dan menerapkan strategi yang efektif, orang tua, guru, dan terapis dapat membantu anak-anak susah belajar mengembangkan keterampilan belajar yang kuat dan kepercayaan diri untuk sukses di sekolah dan kehidupan.

Youtube Video:

sddefault


Tinggalkan komentar